Bermain Dengan Gajah Tesso Nilo – Ukui

Tak pernah terlintas dalam benak saya dapat tinggal di daerah pedalaman yang notabennya jauh dari ibukota, kesempatan itu datang ketika saya menerima pekerjaan sebagai guru di salah satu sekolah private milik sebuah perusahaan paper terbesar di Asia Tenggara.

Selama tinggal disana memberikan saya kesempatan untuk mengenal dan mencoba berbagai hal, hal yang tidak mungkin saya temukan di ibukota. Seperti mengunjungi desa Ukui. Kebetulan saya memiliki teman yang bekerja di desa itu, kawasan yang dimiliki oleh perusahaan paper pemilik sekolah yang memudahkan saya untuk berkunjung kesana.

Ukui adalah sebuah kecamatan di kabupaten Pelelawan, Riau-Indonesia. Ukui terkenal dengan Taman Nasional Tesso Nillo dimana terdapat banyak gajah dan macan sumatera. berkembangnya Ukui tak luput dari pada perjuangan para transmigran dari pulau Jawa.

Perusahaan tersebut memiliki community program yang dinamakan Flying Squad, salah satu kegiatannya adalah menjinakan Gajah liar yang merusak rumah dan membuat resah penduduk terutama di sekitar Taman Nasional Tesso Nillo. Dalam penanganannya perusahaan kertas ini tidak bekerja sendiri tetapi bekerja sama dengan beberapa lembaga lain seperti BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam)- Riau dan WWF Indonesia.

Petualangan saya ke desa Ukui beberapa waktu lalu sungguh berkesan, saya bisa melihat dan merasakan sendiri bagaimana rasanya tinggal di tempat yang serba terbatas. bencengkrama dengan penduduk yang sebagian besar adalah orang transmigran dari pulau jawa, dan yang tidak kalah seru ketika saya bermain bersama gajah hutan yang sudah dijinakan.

Semua itu memberikan pembelajaran bagi saya, kebahagiaan seseorang tidak bergantung kepada materi belaka, tetapi semua itu harus seimbang dengan lingkungan, alam dan manusia lainnya.